Kata Kata Bijak

Portal Berbagi, Kata-kata mutiara, Kata kata bijak, Kata Kata Motivasi, Kata Kata Romantis, Kata Kata Cinta, Contoh Soal Psikotes, Contoh Resensi, Contoh Moto Hidup, Contoh Surat Resmi,

Contoh Surat Cinta Dalam hati | Perasaan Cinta

Contoh Surat CintaSahabat SE kali ini admin akan sedikit mengulas mengenai surat cinta. Mungkin klo usia 80 - seterusnya, an pastinya mengelami pernah mengalami yang namanya surat menyurat. Khususnya surat cinta. Biasanya surat cinta itu menggambarkan suasa sana hati yang sangat berbunga-bunga, tidak tempat untuk mengungkapkan kecuali lewat surat cinta. Nah buat anda yang ingin mengulang dan mengingat masa-masa dulu, saya akan sedikit berbagi contoh surat cinta: 


Contoh Surat Cinta | Puisi Cinta



RUANG TUNGGU.---------------------
Adalah tunggu ,ruang yang selama ini tertata rapih di hatiku,menanti kehadiran sosokmu yang entah akan seperti apa.sosok yang nantinya akan menggenapiku.Aku tak tahu apakah kamu memang benar-benar orang baru yang belum aku kenal sebelumnya.Atau jangan-jangan ,kita sudah pernah bertemu tapi belum sama-sama tahu.Ah sudahlah,kita lihat saja nanti.

Awalnya aku kira, menunggu adalah pekerjaan yang membosankan.seiring berjalannya waktu,aku baru mengerti bahwa menunggu adalah salah satu kebijaksanaan yang di ajarkan Rabb-ku.iya Rabb-ku selalu lebih tahu waktu yang paling tepat, bukan?kita hanya harus menunggu sampai waktu yang tepat itu datang.

Maka siapapun yang percaya bahwa Allah lebih tau mana waktu yang paling tepat,harus selalu menyediakan ruang tunggu di hatinya.Tinggal masalahnya,mau diapakan ruang tunggu itu.Ada yang mengisinya dengan usaha,ada yang menjalaninya dengan tindakan yang sia-sia,ber-iri-ria dengan pencapaian orang lain,atau bertanya tidak jelas entah kepada siapa kapan saat untuk dirinya tiba.Ada yang menghiasinya dengan keluh-kesah dan menyalahkan,ada juga yang mengharumkannya dengan aroma kesabaran yang menyebar layaknya udara,yang terpusat diruang tunggu,lalu perlahan menyeruak ke ruang lain di dalam hati.Tapi apapun itu,kita semua sedang melakukan hal yang sama menunggu ketetapanNYa tiba.

Terkait seberapa sebentar atau lamanya kita harus menunggu,ah aku pikir Allah punya kebijaksaan yang cukup untuk menentukannya.Toh selama ini Allah tak pernah terlambat.Dia selalu tepat waktu.Lagipula sebentar atau lama itu harusnya tak terlalu menjadi amsalah untuk yag memahami bahwa hidup bukanlah sekedar kumpulan waktu.Hidup adalah kumpulan kesadaran .karenanya,nilainya bukan ditentukan dari seberapa sebentar atau lamanya,tapi seberapa banyak kesadaran yang kita miliki tentang kehidupan itu sendiri.Kesadaran yang menjelma menjadi hikmah juga pengalaman berharga dalam setiap episode kehidupan.Begitu juga dalam menunggu,bukan seberapa lama waktu tunggu,tapi tentang seberapa banyak hal berharga yang bisa kita dapatkan dari proses menunggu itu sendiri.

Lagipula,siapapun kamu nantinya,seperti apapun kamu yang dikirim Allah untuk menggenapiku,sekarang aku tak lagi merasa sedang menunggumu ,sejak aku mengerti bahwa menunggu adalah bagian dari pertemuan itu sendiri.Jadi seumpama Allah baru mempertemukan kita setahun kemudian misalkan,maka pertemuan itu sudah dimulai sejak aku sadar dan mempersiapkan diri selayak mungkin untuk menyambutmu,siapapun kamu yang akan datang itu.

*_*n.a Senja di Garut,5 februari 2014
Lan_Alkayyisa.

Sesuatu Yang Hilang

"Diaryku hilang bersama dgn cerita yg terangkum didalamnya. Sepertinya aku telah ceroboh. Tapi Semoga lekas kembali, agar dongeng tak berhenti smpai disini.
Dalam hening yg lengang, dia adalah do'a yg ku ulang2. Tapi Apakah keinginanku keliru? Jika memang benar, sebut saja namaku dlm do'a yg lain. Semoga Allah memberiku hati yg lapang. Aamiin. Sebab daun yg jatuh tak pernah menyalahkan angin." Dan untaian do'a terlantun dari hati yang berpaling pada jiwa yang mendekap firman-firman Tuhannya, semoga kebaikan takdir menjalarimu." Gadis, Aku iringi jejak langkahmu di awal musim yang baru. Hei, masihkah kau ingat ceritaku tentang bunga-bunga taman di awal musim itu? Ah, aku tak yakin kau benar-benar mengingatnya. Kau selalu saja asyik dengan ponselmu, dan memilih menutup pendengaranmu dari cerita2 yang kubagikan, aku benar-benar muak dengan sikapmu wkatu itu, tapi aku masih punya hati untuk berbagi kasih denganmu. Kini kau seperti anak kecil merengek meminta dongeng sebelum tidur kepada ibunya. Ah manja kau ini. Gadis, kau tentu tahu bunga melati. Bunga yang kau sebut dengan bunga kematian dan identik dengan hal yang mistik. Gadis, melati tak memiliki warna di balik warna putihnya, tak pernah berdusta dengan apa yang ditampilkannya. Pada debu ia tak pernah marah, meski jutaan debu menghinggapinya. Pada angin ia menyapa berharap sepoinya membawa serta debu2 itu agar ianya tetap putih berseri. Karenanya melati ikut bergoyang saat hembusan angin menerpa, namun ia akan segera kembali pada tangkainya. Pada hujan ia menangis, agar tak terlihat matanya meneteskan airmata diantara ribuan air yang menghujani tubuhnya, agar siapapun tak pernah melihtnya bersedih, karena saat hujan berhenti menyirami bersama itu pula air dari sudut matanya yang bening itu tk lgi menetes. Sesungguhnya ia senantiasa berharap hujan kan selalu datang, sebab bersama hujan ia bisa menangis sekeras2nya, untuk mengadu, saling menumpahkan airmata dan merasakan kegetiran.

Aku menoleh kearahmu, "teruskan, aku masih setia mendengarnya." Hmmm kau ini, baiklah. Gadis, melati bersahabat dengan bunga lain, bersama bahu membahu menserikan alam, tak ada persaingan, tak ada perlombaan untuk menjadi yang tercantik, karena masing2 memahami tugas dan peranannya. Tak pernah melati iri menjadi mawar, anggrek, lili dll, begitu juga sebaliknya. Tak terfikir melati berkeinginan menjadi merah, ungu, kuning, karena ia tahu semua fungsinya sebagai putih. Pada matahari ia memohon, agar tetap berkunjung di setiap pagi mencurahkan sinarnya yaang menghangatkan. Dan pada alam ia berbagi, menebar aroma semerbak mewangi nan menyejukkan setiap jiwa yang bersamanya. "Kata orang2, kalau tiba2 tercium harum melati berarti ada arwah yang mendekat." Dasar horor, sudahlah aku cape, mulutku bisa berbusa jika terus2an berbicara. "Hei, tetaplah menjadi melati di tamanku."  By. Vineu Vidiasoka

Pertemuan bukan untuk berpisah


Jika engkau berpisah dengan insan yg tercinta, curigalah mungkin kemaksiatan yg tengah memisahi.
Adam berpisah dengan hawa sebab keduanya melanggar titah ilahi.
Pun yusuf dan zulaikha tak bersatu sebab sang zulaikha menggoda cintanya dgn nafsu.
Tapi indah ya.. Allah jumpai lagi adam dgn hawa saat mereka sudah bertaubat.
Pun akhirnya yusuf dan zulaikha bersatu, sebab sang zulaikha meminta cintanya pada Allah.
Maka jika detik ini kau terpisah dgn insan tercinta, usah meratap sedih. Perbaiki hati, santunkan ucap, anggunkan akhlak, tetaplah komitmen dijalan yg di Ridhai Allah.
Semoga kelak kau jumpa lagi dgn nya, saat kau dan dia sudah bergelar shalih shalihah.
Jika dia belum shalih, senyumi saja. Sebab ada cinta yg lebih indah menunggumu di ujung sana.
Terkadang pertemuan kita dgn dia bukan sebagai anugrah, tapi sebagai pelajaran berharga.


Demikianlah ulasan mengenai surat cinta dalam hati semoga menjadi inspirasi buat anda semuanya, terus semangat dalam mengejar apalagi mengejar cinta yang halal. terimakasih
Facebook Twitter Google+
Back To Top